Jumat, 02 Desember 2011

Kapan waktu terbaik untuk memberi?

Kasih..?Nggak?Kasih..?Nggak..?
Hmm..Kasih atau Nggak yah?
Ah sudahlah..nggak usah dikasih aja..sayang..
Lebih baik untukku aja semuanya..


Sobat..
Seringkali, tanpa kita sadari kita yang menghambat diri kita untuk berbuat kebajikan dan kemurahan bagi sesama kita..
Padahal sebenarnya, kita bisa dan kita mampu, namun masalahnya kita yang tidak mau..


Semuanya selalu pakai hitung-hitungan..dalam hati kita berkata, "Kalau aku berikan ini untuknya, berarti nanti untukku tinggal sedikit...yahh..aku ga mau!!!"
Kita sering lebih banyak takutnya kalau nanti kita jadi kekurangan karena telah memberikan sebagian dari milik kita untuk orang lain...


Sobat..
Disinilah letak keunikan M.E.M.B.E.R.I itu..
Bahwa kita,
Merelakan apa yang menjadi milik kita untuk dibagikan kepada orang lain yang membutuhkan
Menikmati berkat dengan cara menjadi saluran berkat
Berusaha untuk selalu mendahulukan orang lain


Dan apa yang menjadi dasar dari semua itu?
Kasih dan ketaatan kepada Tuhan..


Sering sekali orang-orang berkata,
"Nantilah, kalau aku uda punya cukup uang, baru aku bantu orang lain.."


Pertanyaannya,
Secukup apakah?Sebanyak apakah?Sebesar apakah?
Karena apapun ceritanya, manusia sulit sekali untuk merasakan yang namanya cukup..
yang ada selalu saja kurang..


Lalu?
Kapan waktu terbaik untuk memberi?


Mungkin ada yang jawab, ketika kita punya banyak uang..
Nah, Kalau kita punya banyak uang, kita pasti akan mudah melakukannya..
Apakah benar semuany seperti itu, Sobat?
Mungkin ada benarnya, tetapi ada juga lho, orang yang hidupnya semakin kaya, eh dia malah semakin pelit..mungkin dia merasa kaya kurang kaya..


Atau mungkin ada yang jawab, ketika kita benar-benar dalam masa-masa kecukupan..
Jadi setelah kita bisa memenuhi kebutuhan kita dulu, barulah kita memikirkan orang lain..
Nah, kalau yang ini, mungkin sedikit masuk di akal..


Atau ada yang jawab, kita memberi setiap saat, bahkan ketika kita pun sedang di dalam kekurangan..
Adakah yang setuju dengan pernyataan saya ini?
Atau ada yang bilang, mana mungkin...Dapat dipastikan tidak akan ada orang yang dapat melakukannya..


Sobat, 
Hari ini aku teringat akan kisah Janda Sarfat yang dapat memberi di tengah keterbatasannya..Dan oleh karena ketaatannya kepada Tuhan, maka ia pun memberikan apa yang Elia minta..(baca 1 Raja-raja 17: 7-24) dan mukjizat terjadi..Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti Firman Tuhan..


Dapatkah kita seperti Janda Sarfat, yang bersedia memberi di tengah keterbatasannya?
Bersediakah kita untuk memberi yang terbaik untuk Tuhan, sekalipun kita sedang dalam kondisi yang sangat kekurangan..?


Tanyalah pada diri kita masing-masing?
Siapa yang lebih kita kasihi?
Pribadi kita kah?Atau Tuhan?


Ingatlah..
Semakin hati kita melekat pada dunia ini, maka kita pun jauh dari Tuhan..
Semakin kita menggenggam dunia ini, maka dunia ini yang akan semakin menjerat kita..


Sobat..
Bukan besar kecilnya apa yang kita beri
Tetapi sikap hati kita saat memberi lah yang dilihat Bapa..
Bukan kaya atau tidaknya dirimu,
Tetapi kasih dan ketaatan pada Tuhanlah yang terpenting..



Mari memberi dengan kasih, mari berkorban dengan rela,
Seperti kasih Tuhan bagimu, demikianlah hendaknya kasihmu pada sesamamu..
Seperti Tuhan memberi padamu, berilah yang terbaik untuk DIA dan sesamamu..


Selamat berbagi kasih, Sobat..
Jadilah perpanjangan tangan kasih Tuhan, dimana saja, kapan saja dan untuk siapa saja..
Karena memberi pun adalah sebuah tanda ucapan syukur atas kebaikan Tuhan dalam hidup kita..






















Kamis, 01 Desember 2011

Sepanjang Jalan Kenangan...



Sejenak mengingat kembali awal dari langkah kecilku..


Dahulu ada rasa takut, bimbang, tidak mampu, sakit..
Namun 'tak terasa,
Kini..aku telah sampai di satu titik perhentian sementaraku..


Sambil menghela nafas panjang,
Aku berbalik ke belakang,
Mencoba memandang seberapa jauh sudah jarak yang kutempuh sampai sekarang..


Ternyata..belum terlalu jauh..
Yah..memang tidak terlalu jauh..
Sebab mataku masih dapat menjangkau titik dimana aku memulai langkah kecilku itu..


Hati kecilku berkata...


Sebenarnya,


Belum terlalu banyak jumlah langkah yang kuciptakan..
Belum terlalu panjang jarak yang kulalui..
Belum terlalu jelas jejak-jejak yang kutinggalkan..
Belum terlalu besar tantangan yang kuhadapi..
Belum terlalu dapat ku tersenyum melihat apa yang telah kulihat sejauh ini..


Namun ternyata ' ku harus berhenti sampai disini..


Walaupun sebenarnya Inginku..
Aku dapat melakukan yang lebih lagi karena 'ku masih dapat..
Aku dapat memberikan yang lebih lagi karena 'ku masih dapat..
Aku dapat bermakna lebih lagi karena 'ku masih dapat..
Aku dapat memperindah dan selalu menghadirkan rasa sejuk di setiap jalan yang kulalui karena 'ku masih dapat..


Jalan ini penuh kenangan..
Dan tak akan pernah kulupakan..
Semua begitu berharga untukku..


Mungkin aku belum terlalu cukup baik sampai hari ini,
Namun, kusadari, banyak hal yang kudapat selama ' ku menempuhnya..
Dan aku mau mengucap syukur di dalam Tuhan..
Sekalipun itu hanya waktu yang singkat..


Dulu..
Kaki ini lemah sekali, namun kini ia terbentuk menjadi lebih kuat...
Tangan ini, hanya dapat menerima, namun kini ia semakin dapat memberi untuk yang membutuhkan...
Bahu ini pun tidak terlalu kuat, namun kini malah semakin kokoh karena terlatih menanggung beban...
Mata ini hanya dapat memperhatikan diri sendiri, namun kini ia semakin dapat memperhatikan orang lain...
Telinga ini hanya mendengar hal-hal yang menyenangkan diri, namun kini ia semakin dapat peka mendengar tangisan hati orang yang membutuhkan pertolongan...
Hati ini hanya dapat memikirkan dan merencanakan segala yang baik untuk diri ini, namun kini ia semakin dipertajam untuk memikirkan dan mengerjakan apa yang menjadi KEHENDAK TUHAN saja...
Semuanya benar-benar berubah..
Dan aku sungguh berubah...


Jalan ini penuh kenangan..
Dan tak akan pernah kulupakan..
Semua begitu terencana indah dan sempurna di dalamku..


Hari ini..
Aku mau beristirahat sejenak saja..di tempat perhentianku..


Mengumpulkan tenagaku kembali...
Mengamati dengan iman, peta perjalananku selanjutnya yang sudah Tuhan rancang bagiku ...
Dan menyiapkan segala peralatan dan perlengkapan yang baik dan tepat guna


Dan Setelah semua siap,
Aku akan kembali lagi melangkah dengan kasih, ketaatan dan iman kepada Tuhan dalam mengerjakan panggilanNYA selama aku di dunia ini..




Terima kasih Tuhan
Untuk semua yang telah KAU berikan bagiku di sepanjang ku mengerjakan bagianku selama ini...
Aku bersyukur dapat mengalami kasih Tuhan di dalamnya..
dan semuanya hanya karena kasih dan kemurahanMU dalam hidupku..
Bukan karena kuat dan hebatku, namun karena anugerahMU saja.

Untuk Sobatku..
Ingat dan renungkanlah kasih Tuhan dalam hidupmu..
Mungkin kau merasa, kau tidak terlalu cukup baik atau berarti hingga saat ini,
namun ketika kau melihat lebih dalam dan lebih dalam lagi,
kau akan menemukan bahwa Tuhan begitu mengasihi dan menghargaimu, bahkan DIA yang telah menolongmu, campur tangan dalam perjalanan hidupmu  serta memberikan sesuatu yang baik di dalam hidupmu..syukurilah hal tersebut..

Mungkin di awalnya kau merasa bingung, kecewa, kenapa hal itu terjadi padamu
Namun percayalah, bahwa DIA punya rencana yang jauh lebih baik untukmu..

Mungkin, kau sedih karena harus terpisah, terlepas dari sesuatu yang kau anggap baik,
Namun percayalah, bahwa DIA akan menggantikannya yang terhilang tersebut dengan sesuatu yang jauh lebih baik dari yang kau miliki sebelumnya..

SEBAB DIA ADALAH TUHAN, 
DIA TAHU APA YANG PALING BAIK UNTUKMU DAN UNTUKKU


How vast His grace! How great His faithfulness!
How deep His love! How rich His mercy!
How high His thoughts! How sure His wisdom!
And all of these, He gives to me.

So I will praise Him with every breath
For He has rescued me from certain death
And now this life I live, I live in Him
O let His glory shine while mine grows dim.




























Rabu, 09 November 2011

Tapi aku mau tersenyum pada akhirnya

Apakah kamu masih punya harapan?
Atau merasa sudah kehilangan harapan?

Mungkin sekarang, kau hampir tak dapat berharap banyak ketika semua jalan sepertinya tertutup untukmu,
Mungkin kau berkata pada dirimu, tak ada yang berubah, semua sama saja..

Aku ingin berkata padamu satu hal..
Jangan pernah kalah dengan keadaanmu sekarang,
Karena itu hanya sebagian kecil dari cerita perjalanan hidupmu yang masih panjang..

Kalau hari ini, kamu merasa hancur, sakit, patah hati, putus asa,
Katakan hal ini pada hatimu,
Tenanglah..badai ini akan berlalu, tinggallah tenang dalam dekapan TUHAN
Karena aku mau, aku dan engkau tersenyum pada akhirnya..

Jangan menyerah sampai semuanya benar-benar selesai dihadapi dan diakhiri dengan baik..



“Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar” Yesaya 59:1

Bagai Sebutir Pasir

Aku berjalan menelusuri pikiranku,
Tiba-tiba aku merasa sepi, hampa dan tak berdaya
Aku merasa seolah-olah..
Tubuhku ini telah "terpisah" dari tulang penyangganya

Aku tertunduk dan tertatih-tatih dalam benakku...
Menerawang jauh,
Jauh sekali...
Sampai aku tak tau dimana batasnya



Yah..Aku mungkin 'tak akan dapat melihatnya lagi,
Kesalahanku ,yang berakhir dengan penyesalan untuk selamanya..
'Tak mungkin dapat kuulang lagi dengan sempurna kisah itu...
Karena aku yang telah merubuhkannya..

Tuhan..
Kenapa aku tercipta?
Kenapa aku harus mengalami rasa ini?
Semestinya tidak pernah sama sekali..

Tuhan..
Aku bagai sebutir pasir di tengah gurun
Kecil, tak terlihat
Ringan, tak berdaya

Hingga tiupan angin yang berhembus pelan pun dapat langsung melenyapkanku
Aku lenyap dan tak kelihatan lagi ntah dimana
Terabaikan dan 'tak bermakna
Terlupakan dan 'tak pantas untuk diingat untuk selamanya..

Tuhan..
Sungguh sakit kalau aku terus sembunyi di tengah hamparan pasir di padang gurun yang luas itu
Biarkanlah aku dan seluruh tentangku benar-benar terlenyapkan
Terbang bersama angin yang berhembus
Supaya aku jauh..jauh dan semakin jauh, bahkan jaauuuuuuuuuhhhhhhhh sekalii ya Tuhan...

Tuhan..
Terima kasih, karena malam ini
Aku menyadari hidupku bagai sebutir pasir yang tak berarti apa-apa,
Jika aku hidup tanpaMU

'Tak ada yang dapat kuandalkan dalam hidup
'Tak ada yang dapat mengangkatku dengan kasih
'Tak ada yang dapat membawaku ke tempat yang lebih baik
Selain KAU TUHAN, Kekasih Jiwaku...

Inilah jalan hidupku
Aku mau, KAU yang s'lalu sertaku
Selamanya...

Aku dan Lukaku...(2)

Dan luka itu terus kuamati...

Ya Tuhan,,ternyata tetap saja..
Sekalipun aku telah jauh darinya..
Namun aku masih merasakan sakit yang amat sangaaat..
Bahkan lebih sakit dari yang sebelumnya..
Aku ga tau bagaimana menghilangkan rasa perih itu..

Kuputuskan untuk tidak melihat bekas itu lagi..
Tapi bagaimana caranya?aku ga bisa sendirian melakukannya..

Tuhan, balutlah lukaku dengan kasihMU
Tuhan, selimuti lah lukaku dengan penghiburan yang dariMU
Tuhan, bersihkanlah seluruh lukaku dengan tanganMU

Sehingga aku tak melihat luka itu lagi
Sehingga aku tak merasakan sakit itu lagi

Tapi aku mau mengampuni diriku dan dirinya
Dan aku mau memulai hidupku dalam kasihMU yang menyempurnakan langkahku, hidupku dan masa depanku..


Aku dan Lukaku..(1&2) ini aku dedikasikan untuk seluruh Sobat yang mungkin pernah mengalami hal ini..

"Masa lalu adalah masa lalu, jangan terlalu melekat padanya..Bebaskan hatimu untuk pengampunan terhadap diri sendiri dan orang lain atas kesalahan yang mungkin pernah terjadi"


Inilah pesanku hari ini,,semoga menjadi berkat untukmu...

Selasa, 08 November 2011

Aku dan Lukaku...(1)

Luka itu walaupun sembuh tetap aja masih meninggalkan bekas
Terlihat jelas atau tidak, tetap saja masih berbekas,

Entah kapan hilangnya, aku pun tak tau..
Bisa jadi dalam waktu yang singkat, bisa jadi dalam waktu yang lama..
Entahlah aku pun tak tau,

Mudah bagiku untuk mengingat kejadian itu,
Tinggal melirik sejenak pada luka itu,

Dan dalam sekejap, seolah aku merasakan pedih, miris, sakit,
Seperti nyata dan sedang kualami kembali

Jangan tanya aku kenapa bisa demikian,
Namun tanyakanlah pada dirimu kenapa bisa seperti itu,

Jangan terlalu sibuk untuk menghentikanku melihat luka itu,
Namun, tanyakanlah pada dirimu apakah kau telah menolongku untuk tak kembali melihatnya,

Jangan terlalu menyalahkanku,
Namun, tanyakanlah pada dirimu siapa yang memulainya,

Jangan sesali, jika aku pergi
Karena ternyata kau yang menginginkannya

Jangan pernah menghakimiku,
Karena kau tak terlalu pantas untuk menilaiku,

Biarlah aku dan semua lukaku,
Pergi darimu selamanya..

Dan semoga..lukaku ini,
Bersih dan lenyap ketika aku tak lagi bersamamu...

Mungkin itu lebih baik untukmu dan untukku,,
Selamat menemukan kebahagiaanmu..



Minggu, 30 Oktober 2011

Apa Arti Hidup Bagimu?




Seorang wanita berusia 55 tahun bernama Xu Yuehua. Pada saat lahir dia dalam keadaan normal, namun di usia nya yang ke-13 dia mengalami kecelakaan kereta api yang mengenaskan, sehingga ia pun harus kehilangan kedua kakinya. Kondisi yang dialaminya tidak membuat dia menjadi lemah dan putus asa, dia tidak menjadi orang yang hanya mengasihani dirinya dan tidak hanya berdiam diri menyesali kejadian yang telah menimpanya di masa lampau, namun justru membuat dia berkarya lebih lagi untuk merawat anak-anak dalam sebuah lembaga kesejahteraan sosial. Dia telah menghabiskan 37 tahun dalam masa hidupnya bersama mereka. Lebih dari 130 anak telah dirawatnya, bergerak tanpa menggunakan kaki namun mengandalkan bangku kecilnya. Sebuah kisah yang indah, dimana Xu Yuehua yang seorang yatim, mengabadikan dirinya secara penuh di Xiangtan, sebuah lembaga sosial tempat dia dibesarkan dan yang telah membantunya melewati kesulitan. Dia ingin kehadirannya menjadi berkat dan bernilai bagi tempat dimana ia telah bertumbuh dan menjadi dewasa.



Nick Vujicic berasal dari Australia, yang terlahir tanpa lengan dan tanpa kaki, justru menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menyentuh dan menjangkau orang banyak melalui kesaksian hidupnya, dan malah dapat melangkah masuk ke berbagai kalangan melalui karya tulis dan seminar-seminar yang dia bawakan..

Sebuah kisah yang menggetarkan hati, ketika anda mengetahui lebih dalam lagi kisah Nick di masa remajanya. Dia begitu putus asa, karena tidak dapat melakukan semua kegiatannya sendiri, dia butuh orang tuanya untuk membantunya makan, berpakaian, dsb. Namun ada sebuah kegerakan dan perubahan yang luar biasa ketika dia mengimani bahwa ternyata Tuhan mengasihi dia, dan tidak membiarkan dia meninggal dengan sia-sia, walaupun dia telah beberapa kali mencoba bunuh diri karena depresi yang sangat berat. 

Akhirnya ketika dia dapat menerima dirinya sebagaimana adanya dia, dia dapat bersyukur kepada Tuhan, karena di dalam kelemahannya sebenarnya Tuhan pun menaruh kelebihan pada dirinya.

Dan sekarang Nick Vujicic menjadi seorang motivator yang benar-benar punya misi untuk menjangkau dan membawa banyak orang untuk melihat, mengenal dan mempercayakan hidupnya kepada Tuhan. 
Dia ingin hidupnya berarti bagi banyak orang..


Secara fisik, mereka memang tidak sempurna..
Tapi Tuhan sanggup menyempurnakan mereka..

Mereka memang mengalami keterbatasan fisik,
Namun itu, tidak menjadikan mereka membatasi diri mereka untuk menjadi berkat bagi orang lain, 

Dulu, mungkin mereka pernah bersedih atas kekurangan mereka, membenci dirinya, menyesal karena terlahir dan harus menjalani hidup yang seperti itu,

Tapi kini, mereka bangkit!!
Bangkit, bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk orang lain...

Mereka adalah pribadi-pribadi yang menginspirasi banyak orang untuk bersyukur dalam segala keadaan,

Mereka mengajar aku dan engkau untuk berbuat bukan dengan tujuan harus melakukan tugas yang kita emban dengan standar sebesar-besarnya namun sebenar-benarnya menurut cinta kasih dan kebenaran Firman Tuhan,

Karena itulah yang Tuhan inginkan..


Sobat...
Apa arti hidup bagimu?
Apakah hanya sekedar bernafas dan memenuhi segala keperluan kita?

Ketika kita memahami dan menyadari,
Bahwa hidup yang Tuhan anugerahkan itu sangat berarti,
maka jangan pernah merusaknya dengan hal apapun yang ada di dunia ini..

Ketika kita memahami dan menyadari,
Bahwa hidup adalah rangkaian waktu yang singkat dan Tuhan berikan untuk kita pergunakan sebaik-baiknya,
maka penuhilah panggilan hidup dan pelayanan kita dengan setia sampai pada akhirnya DIA memanggil kita kembali dalam pangkuanNYA

Ketika kita memahami dan menyadari,
Bahwa hidup adalah untuk Tuhan,
maka biarlah hari ini setiap kita siap dan bersedia untuk menjadi alat-NYA,
mengerjakan misi-NYA di tengah dunia ini,
mengasihi sesama tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lainnya,

Jangan katakan..
"Aku tidak bisa...aku tidak mampu.."
Namun katakan
"Tuhan..Jika Engkau yang besertaku, maka 'ku dapat mengerjakan dan menyelesaikannya dengan baik"



LIFE IS A DUTY, COMPLETE IT













Kerja, Jalan-jalan dan Belajar dari sosok Badut Donald Duck^_^



Yeeaaahhh!!!serasa di Disneyland..padahal di 
Jl. Sudirman Pekan Baru:)


"Thanks Donald!!It's a great picture" love it so much..


Haha,,aku dan temanku tiru gaya Donald..
Lihat aja, gaya Sang Donald^_^
Hmm.. kelihatannya dia sangat mahir dalam menciptakan gaya2 yang lucu yah...^_^





Lagi2..Donald buat gaya yang lucu, kita berdua diajak ngikuti gayanya..












Badut Donald,
Aku memang 'tak mengetahui bagaimana wajahmu yang sebenarnya..
Aku 'ga tau, apakah wajahmu tersenyum sama seperti Wajah Sang Donald yang kamu pakai..

Namun,
Yang aku tau bahwa, kostum itu pasti berat sekali untuk tubuhmu yang tergolong kecil,
Kamu pasti kepanasan di dalamnya,
Kamu mungkin merasa sulit bernafas karena kamu hanya memanfaatkan rongga yang ada di bola mata Sang Donald yang kamu pakai di kepala kamu..

Aku salut dan aku belajar banyak darimu..
Malam itu, sebelum aku tidur, aku merenungkan betapa luar biasanya dirimu..

Kamu punya sebuah pekerjaan yang memang sederhana, bahkan mungkin tidak dipandang baik bagi kalangan masyarakat,
 karena tergolong pekerjaan yang tidak terlalu menghasilkan pendapatan yang banyak dan dianggap tidak berkelas..

Kamu mungkin pernah merasa malu, ketika ditanyakan tentang pekerjaanmu, tapi kamu tetap saja melanjutkan pekerjaanmu, 
karena mengingat bahwa hidup harus berjalan terus dan kau harus menghadapinya dengan persediaan yang cukup..

Kamu mungkin saja punya beban pergumulan hidup saat kamu harus bekerja sebagai badut,
Namun kamu tetap berusaha maksimal untuk tetap bersikap profesional menghibur banyak orang, ceria dan bergerak-gerak dengan lucu, membuat orang lain tertawa dan senang bertemu dan mengabadikan kebersamaan mereka denganmu..

Keberanian, ketulusan, keceriaan, keteguhan, kesediaan untuk mengerjakan yang baik dan tidak merugikan orang lain, perjuangan untuk tetap melanjutkan hidup adalah rangkaian hasil pembelajaran dari pertemuanku yang singkat denganmu di malam itu...

Terima kasih Badut Donald, Sampai jumpa lagi di lain waktu..Gbu^_^



Terima kasih untuk sahabatku Elisabeth Sianipar, yang telah bersedia menemaniku untuk menyusuri  keindahan kota Pekan Baru dan memberi aku kesempatan untuk bertemu dengan Sang Badut Donald Duck, yang menginspirasiku untuk menulis artikel ini... Gbu sista^_^



















Kamis, 13 Oktober 2011

Actions speak louder than words!!

Smile:)
Simple but important
Komunikasi terdiri dari 2 bagian penting, yaitu verbal (dengan kata-kata) ataupun non-verbal (tanpa kata-kata).

Sobat, taukah kamu bahwa menurut beberapa penelitian, diperkirakan 90% komunikasi justru lebih banyak terjadi secara non-verbal alias tanpa kata-kata. 

Contoh kecil, coba perhatikan orang-orang yang ada di sekelilingmu sekarang, mungkin diantara mereka ada yang sedang sedih, kesal atau kecewa, sedang marah, sedang stress karena dikejar deadline, sedang kelelahan, sedang kesakitan, sedang takut, sedang gelisah, atau mungkin ada yang sedang senang karena targetnya tercapai atau karena sedang dipromosikan naik jabatan..

Tanpa kamu tanyakan pun, kamu mungkin akan dapat melihatnya dengan sangat jelas dari raut wajah mereka..

Bahasa non-verbal itu meliputi 3 unsur, yaitu: bahasa tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata. Sobat, secara tidak kita sadari, banyak orang yang lebih "mendengar" dengan mata mereka daripada mendengar dengan telinga mereka..


Dengan kata lain, mereka lebih percaya dengan apa yang mereka lihat daripada yang mereka dengar..


Banyak orang yang besar dan hebat dalam berbicara,
Namun pada kenyataannya mereka pun enggan melakukan yang mereka ucapkan,
Banyak orang yang pintar di dalam merangkai kata,
Namun pada kenyataannya mereka pun berkelit dengan apa yang mereka ucapkan,
Banyak orang yang sepertinya terarah di dalam menyusun kata,
Namun pada kenyataannya mereka pun sedang berputar-putar dan terjebak dengan apa yang mereka ucapkan..
Mereka hanya hidup untuk dirinya sendiri

Banyak orang yang sedikit berbicara,
Namun pada kenyataannya mereka lebih banyak bertindak cepat dan tepat
Banyak orang yang tidak terlalu pandai untuk merangkai kata,
Namun pada kenyataannya mereka adalah orang yang jujur dan tidak muluk-muluk
Banyak orang yang sepertinya tidak terlalu terarah untuk menyusun kata,
Namun pada kenyataannya mereka adalah orang-orang yang mau belajar dan bersedia diarahkan untuk menjadi jawaban bagi tiap orang yang memerlukan..
Mereka hidup untuk menolong orang, lebih ..dan lebih banyak lagi..


"Hanya sedikit di antara kita yang bisa melakukan hal-hal besar, 
tetapi semua orang di antara kita dapat melakukan hal-hal kecil
dengan cinta yang besar."
BUNDA TERESA






Minggu, 09 Oktober 2011

Hadiah yang tak terlupakan..(Part 1)

Apa makna sebuah hadiah bagimu?
Siapa yang tidak suka kalau dikasih hadiah..
 
Aku yakin, kamu juga pasti suka...^_^iya khan..? mengakulah..!!hehe,,
Waktu kecil aku selalu menantikan dengan semangat hari ulang tahunku, karena pasti di hari itu aku akan dapat banyak kado dari keluargaku..Rasanya menyenangkan sekali, melihat kado yang bertumpuk-tumpuk, dan membukanya satu persatu dengan rasa penasaran tentang apa isi di dalamnya..
 
Semua orang senang dengan hadiah, soalnya kan gratis..
Apalagi kalau yang memberi itu adalah seseorang yang kamu sayangi, atau yang sedang kamu perhatikan selama ini..dan ternyata dia tidak hanya sekedar memberimu hadiah, namun dia sengaja mengatur waktu pertemuan yang spesial, di tempat yang spesial, hadiah yang spesial (alias yang ternyata selama ini sudah kamu idam-idamkan) untuk kamu yang sangat spesial baginya..terbayang kah, Sobat gimana rasanya?

Woooww..itu pasti rasa senangnya bakal jadi double-double deyy...sampai tak bisa berkata-kata sangkin senangnya..
Sobat..apakah ini juga pernah kamu alami dalam hidupmu..? 

Mungkin ada yang jawab belum pernah..
Ga apa..
Oke, aku ubah pertanyaannya, apakah kamu pernah dapat hadiah dari orang tuamu, keluargamu, sahabatmu, tempatmu bekerja, orang lain yang pernah kamu tolong, orang-orang yang pernah kamu ajari, atau yang lainnya..atau bahkan gurumu..?

Seorang yang kukenal dengan baik, pernah cerita, bahwa dia pernah dapat sebuah pena dari guru sekolahnya, dia senang luar biasa saat itu dan bukan hanya saat itu, sampai sekarang pun jika dia menceritakan tentang hadiah itu, matanya selalu berbinar-binar menunjukkan betapa bersukacitanya ia mengingat hal itu...Dia bilang, dia tidak akan pernah melupakan gurunya yang telah memberi hadiah yang spesial itu baginya...

Luar biasa ya!!!
Mungkin sang Guru telah melupakan apa yang telah ia berikan pada temanku tadi, namun temanku tadi masih saja mengingatnya dengan baik sampai hari ini..

Mungkin bagi sang Guru, itu adalah hal yang biasa, namun bagi temanku tadi ini adalah hal yang luar biasa karena dirinya telah diperhatikan dengan begitu baik, diberi semangat yang luar biasa untuk bisa belajar dengan baik, berprestasi lebih baik lagi melalui hadiah sebuah pena..

Dan kemarin, aku dan teman-teman sepelayananku, masing-masing mendapat sebuah hadiah yang terbungkus kertas kado batik yang cantik, sebagai ucapan terima kasih atas pelayanan yang telah kami kerjakan selama 1 periode (2 tahun).

Sebelum hadiah itu diberikan kepada kami, MC nya berkata, "Jangan pandang hadiah itu dari nilainya, tapi biarlah hadiah itu dapat menjadi berkat bagi kalian"
Sambil tersenyum, kami satu persatu pun menerimanya.
Sampai di rumah, aku langsung membuka hadiah tadi dan ternyata isinya sebuah buku..aku senang sekali..dan bagiku, buku itu pun akan menjadi hadiah yang tak terlupakan..

"Kisah yang Belum Usai", sebuah buku yang akan terus menginspirasiku, mendorongku untuk terus melanjutkan kisah tesebut sesuai dengan peran yang sedang dan akan Allah percayakan pada ku dan padamu..

Apa yang kudapat dari pengalamanku kemarin?

Setiap orang mungkin pernah mendapatkan hadiah,
Bisa dari orang yang dia suka atau yang dia tidak suka,
Setiap orang mungkin pernah menerima sebuah kado,
Baik dia suka isinya atau dia tidak suka isinya,
Setiap orang rata-rata suka mendapatkan hadiah,
'Ntah itu yang besar atau yang kecil,
baik itu yang mahal atau yang murah...
Namun, ada juga orang yang menolak hadiah,
Mungkin karena dia "mencium"ada embel-embel di balik hadiah tersebut,

Apapun itu,
Hadiah-hadiah yang pernah kita terima akan memiliki nilai yang lebih,
Jika dan hanya jika,
Kita menghargainya dengan baik & tidak menilai hanya dari segi harganya..
Memandang itu baik, karena sang pemberi pun pasti telah berupaya untuk menemukan hadiah yang paling tepat untuk kita..
Serta berterima kasih dengan tulus kepada sang pemberi hadiah yang telah memberikannya tanpa pamrih..

"Ingatlah kembali orang-orang yang pernah memberikan hadiah untukmu, bukan hanya hadiah dalam bentuk barang, namun hadiah-hadiah yang tak kelihatan secara kasat mata, seperti perhatian, kasih, pertolongan, kepedulian, membuka telinga mereka 'tuk mendengarkan keluh kesahmu, memberikan pengampunan atas kesalahanmu, atau bahkan yang pernah atau sering memberimu teguran keras, yang telah menyakitimu, atau bahkan mungkin menjelek-jelekkanmu, namun pada akhirnya, semua itu membentukmu, membangunmu menjadi pribadi yang lebih kokoh dan teguh seperti sekarang ini.."

 "Berterima kasihlah pada mereka, karena mereka telah memberimu hadiah yang tak terlihat namun tak terlupakan"


Kamis, 06 Oktober 2011

This is the real me...^_^




INI ADALAH WARNA KESUKAANKU..UNGU + PINK...cewe sangat yahh?heheh..











Waktu kecil..aku ndut sekaliiiii..^_^








Selalu melakukan aktivitas ini, tes senyum maksimal dan poto di webcam untuk melepas gugup sebelum bertugas berbicara di hadapan byk orang..











Feel Free..!!!!!!yeahh...bagiku liburan yang paling menyenangkan kalau bisa menyatu dengan alam..dan bisa mengeluarkan teriakan yang kencang sambil dipoto..hohoho..^_^Sesuatu banget khan??












Pernah berjalan di lumpur..dan membuat sandalmu lengket..???wuaahhh rasanya luar biasa susah kalau jalan..so aku harus lepas sandal deyy biar bisa berjalan lagi..walaupun rasanya agak aneh..berjalan di atas tanah yang licin...



Berbagi kasih dengan mereka semua adalah sebuah anugerah bagiku..

Home sweet home...I love my Family 
mamaku...
papaku...

Bersama my little private student..aku yang justru lebih banyak belajar darinya tentang ketulusan..thanks dear..

always poto2..heheh..
yup..this is the real me..!!
masih sebagian sih memang yang aku ceritakan..

Oia, pesanku..Jangan pernah takut untuk menjadi dirimu sendiri..
aku dan kamu punya keunikan masing-masing..
galilah..dan temuilah..lalu kembangkanlah..
semua untuk Tuhan..