Jangan pernah bangga dengan apa yang telah kamu perbuat untuk orang lain,
Jangan pernah sombong dengan pertolongan-pertolongan yang sudah kamu berikan kepada sesamamu,
Jangan pernah merasa hebat dengan setiap prestasi-prestasimu,
Jangan pernah menghitung setiap waktu yang telah kamu berikan untuk mengerjakan hal-hal baik,
Jangan pernah membesar-besarkan kekuranganmu,
Jangan pernah rendah diri atas apa yang tak kamu miliki,
Jangan pernah merasa kecil atas setiap kegagalan-kegagalanmu,
Jangan pernah menghabiskan waktumu untuk menangis, meratapi dan menyesali setiap hal yang kamu anggap buruk sedang menimpamu,
Jangan pernah melakukan ini semua...
Mengapa?aku bertanya kepadamu, Sobat...
Mengapa aku dan kamu tidak boleh melakukan ini semua?
Aku mengajakmu untuk melihat dan merenungkannya..
Apakah yang kamu dapati dalam setiap barisnya?
Yang ada disana adalah cara hidup yang berpusat pada diri sendiri..
Bolehkah aku sekali lagi bertanya kepadamu, Sobat...?
Lalu, siapakah yang seharusnya menjadi Pusat Kehidupan kita?
Orang Tua kah?Kekasih Hati kita kah?Pimpinan kita kah?Saudara kita kah?
Bukan..
Jawabannya adalah ....TUHAN...
Kar'na DIA yang menciptakan kita, DIA Pemilik hidup kita, DIA Penyelamat hidup kita...
Kalau kita menerima hal-hal baik, itu adalah ANUGERAH TUHAN
Dan Jika kita diijinkan mengalami tantangan hidup, persoalan, kegagalan, kekecewaan, dan hal lain yang mungkin menyakitkan, itu pun adalah ANUGERAH TUHAN..
Karena di dalam suka dan duka, Kita semakin mengenal siapa TUHAN yang kita sembah...
Karena di dalam suka dan duka, Kita semakin diajar untuk bertumbuh, mengasihi DIA lebih dan lebih lagi...
Karena di dalam suka dan duka, Kita semakin tahan uji dan menjadi semakin murni dan siap untuk dipakai menjadi alat bagi KEMULIAAN BAPA...