Seorang wanita berusia 55 tahun bernama Xu Yuehua. Pada saat lahir dia dalam keadaan normal, namun di usia nya yang ke-13 dia mengalami kecelakaan kereta api yang mengenaskan, sehingga ia pun harus kehilangan kedua kakinya. Kondisi yang dialaminya tidak membuat dia menjadi lemah dan putus asa, dia tidak menjadi orang yang hanya mengasihani dirinya dan tidak hanya berdiam diri menyesali kejadian yang telah menimpanya di masa lampau, namun justru membuat dia berkarya lebih lagi untuk merawat anak-anak dalam sebuah lembaga kesejahteraan sosial. Dia telah menghabiskan 37 tahun dalam masa hidupnya bersama mereka. Lebih dari 130 anak telah dirawatnya, bergerak tanpa menggunakan kaki namun mengandalkan bangku kecilnya. Sebuah kisah yang indah, dimana Xu Yuehua yang seorang yatim, mengabadikan dirinya secara penuh di Xiangtan, sebuah lembaga sosial tempat dia dibesarkan dan yang telah membantunya melewati kesulitan. Dia ingin kehadirannya menjadi berkat dan bernilai bagi tempat dimana ia telah bertumbuh dan menjadi dewasa.
Nick Vujicic berasal dari Australia, yang terlahir tanpa lengan dan tanpa kaki, justru menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menyentuh dan menjangkau orang banyak melalui kesaksian hidupnya, dan malah dapat melangkah masuk ke berbagai kalangan melalui karya tulis dan seminar-seminar yang dia bawakan..
Sebuah kisah yang menggetarkan hati, ketika anda mengetahui lebih dalam lagi kisah Nick di masa remajanya. Dia begitu putus asa, karena tidak dapat melakukan semua kegiatannya sendiri, dia butuh orang tuanya untuk membantunya makan, berpakaian, dsb. Namun ada sebuah kegerakan dan perubahan yang luar biasa ketika dia mengimani bahwa ternyata Tuhan mengasihi dia, dan tidak membiarkan dia meninggal dengan sia-sia, walaupun dia telah beberapa kali mencoba bunuh diri karena depresi yang sangat berat.
Akhirnya ketika dia dapat menerima dirinya sebagaimana adanya dia, dia dapat bersyukur kepada Tuhan, karena di dalam kelemahannya sebenarnya Tuhan pun menaruh kelebihan pada dirinya.
Dan sekarang Nick Vujicic menjadi seorang motivator yang benar-benar punya misi untuk menjangkau dan membawa banyak orang untuk melihat, mengenal dan mempercayakan hidupnya kepada Tuhan.
Dia ingin hidupnya berarti bagi banyak orang..
Secara fisik, mereka memang tidak sempurna..
Tapi Tuhan sanggup menyempurnakan mereka..
Mereka memang mengalami keterbatasan fisik,
Namun itu, tidak menjadikan mereka membatasi diri mereka untuk menjadi berkat bagi orang lain,
Dulu, mungkin mereka pernah bersedih atas kekurangan mereka, membenci dirinya, menyesal karena terlahir dan harus menjalani hidup yang seperti itu,
Tapi kini, mereka bangkit!!
Bangkit, bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk orang lain...
Mereka adalah pribadi-pribadi yang menginspirasi banyak orang untuk bersyukur dalam segala keadaan,
Mereka mengajar aku dan engkau untuk berbuat bukan dengan tujuan harus melakukan tugas yang kita emban dengan standar sebesar-besarnya namun sebenar-benarnya menurut cinta kasih dan kebenaran Firman Tuhan,
Karena itulah yang Tuhan inginkan..
Sobat...
Apa arti hidup bagimu?
Apakah hanya sekedar bernafas dan memenuhi segala keperluan kita?
Ketika kita memahami dan menyadari,
Bahwa hidup yang Tuhan anugerahkan itu sangat berarti,
maka jangan pernah merusaknya dengan hal apapun yang ada di dunia ini..
Ketika kita memahami dan menyadari,
Bahwa hidup adalah rangkaian waktu yang singkat dan Tuhan berikan untuk kita pergunakan sebaik-baiknya,
maka penuhilah panggilan hidup dan pelayanan kita dengan setia sampai pada akhirnya DIA memanggil kita kembali dalam pangkuanNYA
Ketika kita memahami dan menyadari,
Bahwa hidup adalah untuk Tuhan,
maka biarlah hari ini setiap kita siap dan bersedia untuk menjadi alat-NYA,
mengerjakan misi-NYA di tengah dunia ini,
mengasihi sesama tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lainnya,
Jangan katakan..
"Aku tidak bisa...aku tidak mampu.."
Namun katakan
"Tuhan..Jika Engkau yang besertaku, maka 'ku dapat mengerjakan dan menyelesaikannya dengan baik"
LIFE IS A DUTY, COMPLETE IT


















